Bupati Karanganyar: KKN Unisri Bantu Angkat Potensi Ekonomi Desa

Bupati Karanganyar:  KKN Unisri Bantu Angkat Potensi Ekonomi Desa

banner 300250

Mahasiswa KKN Unisri yang ditempatkan di wilayah Kabupaten Karanganyar mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan warga masyarakat. Berbagai kegiatan untuk menggerakkan potensi ekonomi desa berupa produk olahan dipamerkan dalam bentuk expo ditingkat kecamatan.

Koordinator KKN kecamatan Jumantono, Cicilia Kusuma Winahyu, selaku Koordinator Kecamatan Jumantono, menjelaskan baru saja menggelar expo di lapangan desa Ngunut mengangkat tema
Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal.

” Acara dihadiri Bupati Karanganyar yang diwakili Kepala Kesbangpol, Baperlitbang, Disdagnakerkop UKM, para kepala desa dan camat se-Kecamatan Jumantono, Wakil Rektor dan Panitia KKN Unisri, serta para mahasiswa yang melaksanakan KKN di kecamatan Jumantono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar yang dibacakan Kepala Kesbangpol, Cipto Waluyo, berharap agar pelaksanaan KKN Unisri tetap bisa berada diwilayah Kabupaten Karanganyar. Diakuinya keberadaan KKN Unisri mampu ikut serta memberdayakan potensi ekonomi desa. Utamanya dalam mengelola potensi sumber daya lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.

Usai sambutan dilanjutkan pembukaan Expo dengan pelepasan balon dan meninjau stand expo yang menyajikan produk unggulan setiap desa.

Desa Blorong membuat lempeng singkong aneka rasa.
Desa Gemantar, crispi jantung pisang, nugget ketela, rempeyek dan lempeng.
Desa Genengan, serbuk minuman jahe. Desa Kebak, menyajikan Sibak (singkong kebak). Desa Ngunut, kunir asam instan.

Desa Sambirejo, Balthek kriuk kresss. Desa Sedayu, cendol jagung dan nugget jagung. Desa Sringin, hortikultura. Desa Sukosari, Sibang (singkong bawang), Sayakong (sate ayam singkong) dan EsMoshi ( es lemon strowberry lechi). Desa Tugu, keripik singkong balado.
Desa Tunggulrejo, madu, jahe, tanaman toga, kerupuk kulit, puding sukun,kripik sukun dan gethuk sukun (*)

Leave a Reply